Mendesain Interior dengan Motif Garis (Poldakot)

Umumnya, gaya rumah modern minimalis lebih mengutamakan segi efisiensi. Praktis dan fungsional adalah tipikal perabotan untuk mengisi rumah ini, tetapi dengan kesan elegan dan mewah tetap terpancar.

Namun terkadang karena terlalu sederhana, kesan kosong justru yang didapatkan. Sebaliknya jika terlalu banyak memasukkan pernik atau motif ke dalam rumah, maka bisa jadi kesan modern minimalis semakin hilang.

Sebenarnya ada cara agar tampilan rumah Anda tetap menawan dengan sedikit sentuhan. Jika ingin menampilkan rumah lebih berwarna, tuangkan motif-motif sederhana dalam kanvas rumah Anda. Sebagai contoh, motif poldakot atau garis-garis. Kedua motif ini mungkin sepintas membosankan. Padahal, jika Anda bisa mengaplikasikannya dengan tepat, tampilan rumah bisa menjadi lebih efektif.

Mendesain Interior dengan Motif Garis (Poldakot)
Mendesain Interior dengan Motif Garis (Poldakot)
Contoh Aplikasi Poldakot

Anda bisa menampilkan motif poldakot atau bulatan-bulatan pada bagian dinding sebagai wallpaper. Namun, motif poldakot terkadang membuat pusing bagi sebagian orang. Hal ini bisa disiasati dengan menggunakan motif bulatan kecil-kecil. Selain itu Anda bisa menggunakan motif bulatan yang bervariasi warna dan bentuknya. Cara lainnya adalah memasukkan elemen lain ke dalam bulatan tersebut. Misalnya mengaplikasikan motif kotak-kotak berwarna lembut pada motif poldakot.

Pada perabotan, motif poldakot bisa diaplikasikan pada karpet atau sarung bantal sofa. Anda juga bisa mengaplikasikannya pada seprei-bed cover atau tirai. Jika bantal atau sofa tampak membosankan dengan motif poldakot, sebaiknya variasikan warna. Misalkan gunakan sarung-sarung bantal sofa bermotif poldakot dengan warna merah, biru, kuning, dan ungu. Dalam sekejap tampilan bantal sofa akan menarik.

Penggunaan motif garis-garis lebih leluasa. Anda bisa menerapkannya pada dinding, motif keramik,  sofa, tirai, dan bahkan asesori dalam ruangan. Jika Anda kurang menyukai motif garis-garis yang tebal, pilihlah motif garis-garis yang tipis. Variasikan warna dalam garis tersebut agar ruangan tampak lebih hidup. Motif garis juga cenderung lebih fleksibel jika dipadukan dengan motif-motif lainnya.

Jangan lupa pada saat mengaplikasikan motif garis atau poldakot, untuk memperhatikan keharmonisan variasi warna yang dipilih. Tabrak warna atau penggunaan warna yang kontras sebenarnya tidak masalah asalkan ada keserasian dan penentuan antara warna yang menjadi dominan dan warna pelengkap. Bagaimanapun juga, penataan rumah merupakan cerminan kepribadian Anda.

Mendesain Interior dengan Motif Garis (Poldakot) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Moch Saiful Umam

0 comments:

Post a Comment