Kiat Memilih Pemanas Air (Water Heater)

Setelah bercapek-capek ria seharian, mendapat guyuran air hangat saat mandi sebelum merebahkan diri di tempat tidur menjadi kenikmatan tersendiri. Percikan-percikan air hangat saat mandi yang mengenai tubuh Anda tanpa disadari merupakan salah satu bentuk pemijatan sederhana. Setelahnya, badan pun terasa lebih enak dan segar. Penat berangsur hilang, dan istirahatpun menjadi kian nyaman.

Untuk mendapatkan air yang digunakan untuk mandi dalam keadaan hangat, tentunya harus dihangatkan sebelumnya dan jika Anda tidak mau repot Anda bisa menggunakan pemanas air atau water heater. Oleh karena itu, kini banyak masyarakat urban menyediakan water heater atau pemanas air sebagai pelengkap dalam kamar mandi. Water heater secara umum terbagi menjadi empat jenis sebagai berikut:
Kiat Memilih Pemanas Air (Water Heater)
Kiat Memilih Pemanas Air (Water Heater)

1. Water Heater Menggunakan Tenaga Listrik
Pemanas air yang menggunakan tenaga listrik layaknya pada termos, jadi ketika listrik dinyalakan, pemanas akan bekerja pada pipa dengan pemanas listrik yang berbentuk melingkar.

2. Water Heater dengan Tenaga Air Conditioner (AC)
Pemanas air jenis ini menggunakan udara panas dari AC sebagai salah satu komponen utama dalam memanaskan air agar menjadi lebih hangat. Sepertinya sederhana, tetapi penggunaan water heater jenis ini tergantung pada pemakaian AC.

3. Water Heater Tenaga Gas
Dalam perangkat ini proses pemanasan air menggunakan tenaga gas LPG. Air pun dialirkan melalui pipa dari tangki. Meski tergolong murah, resiko kebocoran gas bisa saja terjadi.

4. Water Heater Tenaga Panas Matahari
Layaknya penyerapan energi pada pembangkit listrik tenaga surya, water heater ini bekerja dengan cara menagkap panas matahari. Selanjutnya energi panas yang didapatkan digunakan untuk memanaskan air dalam pipa khusus. Air dapat dialirkan setelah mengalami proses pemanasan dari tempat penyimpanan.

TIPS MEMILIH WATER HEATER

Meskipun jenis water heater yang beredar di pasaran sangat beragam, bukan berarti Anda bebas memilih perangkat pemanas air dengan sembarangan. Perangkat pemanas air perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah. Misalnya jika Anda tinggal di daerah bersuhu sejuk, daya yang dibutuhkan untuk memanaskan air pasa water heater lebih banyak jika dibandingkan ketika tinggal di wilayah yang suhunya panas.

Jumlah pengguna pemanas air pun mempengaruhi jenis perangkat pemanas air. Sebagai contoh, kebutuhan energi dan kapasitas perangkat pemanas air akan berbeda untuk suatu rumah yang dihuni 1-2  orang dengan dibandingkan rumah yang dihuni oleh puluhan orang.

Jika menggunakan energi listrik, jumlah daya listrik yang dibutuhkan untuk memanaskan air menjadi perhitungan tersendiri. Lain halnya jika Anda menggunakan perangkat pemanas air yang tidak menggunakan energi listrik. Misalnya tenaga gas, pengeluaran untuk water heater pun bisa ditekan.

Namun, biaya akan lebih tinggi jika Anda menggunakan water heater yang menggunakan tenaga panas matahari. Mahalnya biaya bukan karena energi matahari yang dibutuhkan tetapi karena perangkat pemanas air dengan tenaga surya jauh lebih mahal dibandingkan jenis pemanas lainnya.

Tidak hanya memilih perangkat pemanas air, Anda pun perlu memperhitungkan pemasangannya. Jika kamar mandi Anda tergolong sempit, penempatan perangkat pemanas air akan menjadi lebih susah. Soluinya adalah memasang perangkat pemanas air di luar kamar mandi, dengan catatan terdapat pipa yang menghubungkan antara perangkat pemanas air di luar ruangan dan kamar mandi.

Selain itu, Anda perlu memperhitungkan sirkulasi udara di sekitar perangkat pemanas air. Perangkat pemanas air biasanya mengeluarkan hawa panas. Terlebih lagi bila Anda menggunakan perangkat pemanas air yang bertenaga gas. Sirkulasi udara pun menjadi perhitungan penting untuk mengantisipasi kebocoran gas yang mungkin saja terjadi.

Tidak hanya membeli dan memasang. Anda perlu memeriksa kondisi perangkat pemanas Anda. Pastikan perangkat pemanas air berada pada posisi yang jauh dari jangkauan percikan air saat mandi. Untuk mencegah korsleting, telitilah kondisi perangkat pemanas air secara berkala.

Perangkat pemanas air memang menjadi solusi praktis untuk mendapatkan air hangat secara instan untuk mandi, namun Anda perlu cermat dalam memilih dan merawat perangkat ini. Satu lagi, penggunaan pemanas air ini cocok untuk kamar mandi minimalis jika pemanas diletakkan diluar kamar mandi seperti yang dijelaskan diatas.

Kiat Memilih Pemanas Air (Water Heater) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Moch Saiful Umam

0 comments:

Post a Comment