Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Kali ini kita akan mengulas bagaimana mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang baik dan benar sesuai legalitas hukum. Ini adalah bahasan lanjutan dari artikel sebelumnya, silahkan baca juga apa saja yang harus diperhatikan untuk mengurus legalitasdalam membangun rumah.

Kembali pada topik, IMB adalah izin yang diberikan untuk melakukan kegiatan membangun yang dapat diterbitkan jika rencana bangunan dinilai telah memenuhi ketentuan yang meliputi aspek pertanahan, aspek planologis, aspek teknis, aspek kesehatan, aspek kenyamanan dan aspek lingkungan.

IMB mempunyai manfaat yang sangat banyak, karena selain untuk menjamin kepastian hukum ats kelayakan, kenyamanan, dan keamanan sesuai dengan fungsinya, maka IMB juga berfungsi sebaga media untuk tetap menjaga ketertiban, keselarasan (harmoni), kenyamanan serta keamanan dari bangunan itu sendiri terhadap pemakai bangunan (penghuni) maupun terhadap lingkungan sekitar, dimana bangunan tersebut berada.
Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Selain untuk mengatur pembangunan rumah pada suatu lokasi tertentu, IMB juga berfungsi untuk mengatur bangunan di lokasi perumahan (bangunan yang dibangun secara massal). Dalam suatu lingkungan perumahan, IMB juga bertujuan untuk tetap menjaga keserasian antara lingkungan dengan bangunan-bangunan yang ada, sehingga bisa tercipta ketertiban dan kenyamana hunian bagi seluruh warga penghuni perumahan.

Ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan IMB, karena pada dasarnya IMB tidak hanya ditujukan untuk membangun rumah (bangunan) baru saja, akan tetapi juga dalam hal renovasi, memperbaiki, menambah atau mengubah bentuk dan design bangunan. IMB memiliki dasar yang ditentukan dalam Undang-Undang, tetapi karena dijabarkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) maka ketentuan IMB menjadi berbeda-beda disetiap daerahnya.

Dokumen-dokumen apa saja yang harus dipersiapkan dalam mengurus IMB? Yak tentunya sudah sangat berbeda disetiap daerahnya, tetapi secara umum dokumen persyaratan dalam mengajukan IMB adalah sebagai berikut:
  1. Formulir Permohonan IMB
  2. Fotokopi KTP pemilik dan/atau pihak yang menguruskan IMB
  3. Surat kuasa jika yang akan megurus IMB merupakan pihak ketiga (misalnya: kontraktor, developer)
  4. Fotokopi pembayaran atau bukti pelunasan PB terakhir
  5. Fotokopi sertifikat/akte jual-beli/surat keterangan kepemilikan tanah yang sah
  6. Gambar arsitektur (gambar kerja) dan gambar situasi bangunan yang akan didirikan (akan dibangun)

Jika mengurus IMB yang dilakukan sendiri dengan pengurusan IMB yang dilakukan oleh pihak kontraktor atau developer, memang pasti berbeda. Jika Anda mempercayai pihak ketiga (kontraktor, pengembang/developer) maka selain harus memenuhi semua persyaratan diatas, Anda juga harus membuat surat kuasa terhadap pihak tersebut. Untuk tarif pengurusan IMB pada setiap daerah berbeda-beda tergantung peraturan daerah yang bersangkutan.  

Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Moch Saiful Umam

0 comments:

Post a Comment